90 Rumah Terancam Ambruk akibat Erosi, Bupati Majalengka Minta BBWS Cepat Tanggap. Ancaman erosi menghantui puluhan warga di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.
Sedikitnya 90 rumah rawan ambruk setelah erosi menggerus bantaran Sungai Cimanuk yang berada tidak jauh berasal dari permukiman warga. Bupati Karna Sobahi berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) lebih cepat kembali dalam menangani daerah-daerah rawan erosi itu.
Apalagi, di desa berikut terkandung puluhan rumah yang masuk daerah siaga longsor.
Karna menegaskan, menyikapi perihal itu, pihaknya hanya bisa mengusulkan. Dia beralasan, pemda tidak punyai wewenang, sehingga tidak tersedia anggaran untuk menangani ancaman erosi itu.
"BBWS ya, untuk pengamanan sungai-sungai yang tersedia di Majalengka ini. Karena itu kan kewenangan BBWS. Itu persoalannya. Anggarannya membuka di kita," kata Karna, Senin (27/12/2021).
Ditegaskannya, pihaknya sudah mengajukan surat kepada BBWS sehingga bisa lebih cepat kembali dalam melakukan penanganan ancaman itu. Dia berharap, BBWS bisa melakukan pemeriksaan secara saksama pada lebih kurang sungai yang berada di bawah kewenangannya.
"Kita hanya bisa usul. Pemeliharaan sungai menjadi penting. Coba pemeriksaan ini, keadaan sungai-sungai yang rawan. Sudah kirim surat untuk menangani yang di (Kecamatan) Ligung itu. Sekarang kan musim hujan baru awal, curah hujannya belum tinggi," tutur dia.
"Segera menangani segi yang membuat itu. Mereka kemungkinan sudah mempunya teknik tersendiri bagaimana (penanganannya)," ujar dia.
Sementara, tak sekedar di Desa Ampel, ancaman sama terjadi terjadi di Desa/Kecamatan Jatitujuh. Hal itu sejalan bersama kerusakan Tembok Penahan Tanah (TPT), yang berdampak pada amblasnya lahan, yang jaraknya relatif dekat bersama permukiman. (Sumber : INews)
Tags
Berita Majalengka